Jumat, 23 Agustus 2019

Paragraf Deskriptif, Naratif, Argumentasi, dan Persuasif Simulasi Digital

Paragraf Deskriptif
Saya Muhamad Fajar, saya seroang pelajar salah satu SMK Negeri di Jakarta, dengan rambut ikal dan berwarna hitam, wajah yang oval, mata sedikit sipit, hidung yang tidak mancung, tidak juga pesek, kumis dan alis yang tipis, dan dahi yang lapang, serta kulit sawo matang.
Tinggi badan saya 164cm, dengan bobot 51kg. Saya sangat menyukai olahraga, bukan tipe orang yang suka seautu yang rumit. Lebih suka membaca dibandingkan menulis, mencata, apalagi menulis.
Hobi mengoleksi dan merawat binatang, untuk usia yang masih terbilang remaja sesuatu hal yang baru dan menarik merupakan sesuatu yang luar biasa dan harus dicoba selama itu positif dan tidak merugikan orang lain.

Paragraf Naratif
Saya seorang yang berasal dari keluarga yang sederhana, saya anak ketiga dari tiga bersaudara, saya anak bungsu yang katanya selalu dimanja dan diberi banyak kasih sayang, namun tidak semua anak bungsu diperlakukan seperti itu, saya berusaha untuk hidup mandiri dan bisa bertanggung jawab terhadap masalah yang saya hadapi.
Saya tinggal di Depok, Jawa Barat dan bersekolah selama enam tahun disini, lalu saat Sekolah Menengah Pertama saya lebih memilih untuk bersekolah di Jakarta, jarak yang cukup jauh, memang. Namun demi cita-cita, saya akan kejar.
Setelah lulus SMP saya memutuskan untuk masuk Sekolah Menengah Kejuruan di Jakarta, dikarenakan memang saya ingin memiliki bekal pengalaman untuk bersaing di dunia kerja nantinya, peraturan dan kedisiplinan sekolah saya ini sangat mengagumkan, awalnya memang akan terasa berat dan sulit untuk dilakukan, namun sekian lama dan lama saya pun mulai terbiasa dan bisa beradaptasi di sekolah ini.
Dengan belajar secara sungguh-sungguh saya berharap dapat keluar dan lulus dari sekolah ini dengan hasil yang memuaskan dan membanggakan, sesuatu yang dapat diraih dengan usaha dan kerja keras yang memang harus dilakukan.






Paragraf Argumentasi
Belakangan ini saya merasa sangat lelah dan kacau, nilai menurun dan tidak dapat fokus dengan pelajaran. Hal tersebut dikarenakan jarak rumah yang jauh dan banyaknya tugas pemberian guru-guru di sekolah, belum lagi memang dari pribadi saya yang sulit melakukan seuatu secara bertahap dan sulit memanajemen waktu dan kegiatan saya.
Namun beberapa hari ini saya berusaha untuk mengerjakan sesuatu secara cepat dan tuntas hanya dalam satu kali perintah, tanpa harus ditekan oleh guru.


Paragraf Persuasif
Klinik Matematika di sekolah saya memang sangat menarik dan bermanfaat lebih sekali, banyak lulusan terbaik sekolah saya karena bantuan klinik tersebut. Klinik tersebut adalah proses pertukaran pikiran antara pengajar dengan yang diajar untuk menentukan suatu keputusan jawaban.
Memang klinik tersebut memberikan pengaruh besar sekali, segala faktor sudah mendorong saya untuk ikut klinik tersebut, terutama nilai Matematika saya memang sangat buruk. Namun setelah dipikirkan matang-matang, hal tersebut mungkin hanyan akan membuat diri saya lebih lelah dan lelah lagi.
Mungkin pada kesempatan lain, saya akan mencoba sesuatu yang menarik dan bermanfaat lainnya, seperti Rumah Belajar milik Kemendikbud.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar